Rabu, 23 Juli 2014

"aku bisa merasakanmu" (나 널 느껴)


Tittle : “Na Neol Neukkyeo”

Author : Eun Gyeol Cha

Genre : Sad romance.

Main Cast :     kang ryeo jun a.k.a  Kim jong in

                       Lee  chae jin a.k.a Choi sulli

                       Lee han na a.k.a Park seonyeong

                      Han do hyun a.k.a Im jae bum

Other cast : lee family, kang family and friends.

 
NB: cerita ini murni hasil pemikir author, apabila ada kesalahan atau kesamaan mohon di maklumi karna semua manusia tidak berbeda total, diizinkan share atau restory bukan mengcopy atau menjiplak ^^

HAPPY READING ^^

Part 1 : “naneun chae jin-a

Embun pagi yang terlihat begitu segar diatas daun-daun hijau yang terbuka lebar membuat setiap mata yang memandangnya akan terasa nyaman. Sungguh indah desa itu dengan panorama yang begitu menyejukkan membuat semua orang tak ingin meninggalkannya. Sebuah permukiman sederhana berdiri sendiri di pinggir desa,tepatnya pada perbatasan desa dengan hutan, terlihat di sana seorang ibu yang sedang mengelus kepala anak perempuannya dengan penuh kasih, ibu itu terlihat menangis, entah itu tangisan sedih atau bahagia.

“eomma jangan menangis” suara lembut itu terdengar keluar dari mulut seorang gadis cantik nan manis, ia adalah chae jin. yaa namanya lee chae jin.

“maafkan aku anakku, aku hanya tak bisa menahannya”

“baiklah, eomma menangis saja, agar semuanya terasa lebih ringan”

Chae jin tidak kuat melihat tangisan ibunya yang begitu deras, tapi apa yang bisa ia lakukan, ini adalah pilihan satu-satunya untuk tetap melanjutkan sekolah.

Chae jin memeluk ibunya kuat, sambil meletakkan dagunya di bahu ibunya

“eomma, aku akan belajar dengan rajin, dan kembali saat liburan nanti, aku berjanji di masa depan aku akan membahagiakanmu” bisiknya dengan suara yang sangan berat. Chae jin tak mau menangis, dengan sekuat tenaga ia tahan bendungan cairan bening yang menghiasi matanya, Ia hanya tak ingin menambah beban ibunya

Ibu Lee pun melepas pelukan anaknya, sembari meletakkan kedua tangannya di atas pundak chae jin dan menatapnya dalam.

“ingat chae jin-a, saat di kota nanti kau harus berhati-hati dengan orang baru, kau harus bisa mencari teman yang baik, dan jangan dekati para orang kaya” ucap ibu Lee lirih.

Chae jin tersenyum simpul mendengar ucapan ibunya,ia sangat mengerti perasaan ibunya. Ibu manapun tak akan mau jika hal buruk yang terjadi padanya di masa lalu akan terjadi pula pada anaknya.

“dan juga chae jin, tetaplah menjadi chae jin, jangan ucapkan apapun selain nama itu”

“ne eomma, arasseo”

Ibu mana yang tak akan bersedih jika berpisah dengan anak satu-satunya, anak yang semenjak lahir ia urus seorang diri di gubuk kecil tanpa bantuan siapapun, anak yang selalu menemaninya selama 18 tahun, yang menjadi alasannya untuk bertahan hidup setiap melihat senyum indahnya.

 Chae jin akan melanjutkan sekolahnya di  shinwa high school, beberapa bulan yang lalu di pertengahan semester dua saat dimana chae jin duduk di bangku kelas XI, shinwa high school mengadakan test penerimaan beasiswa penuh untuk murid cerdas yang bersekolah di tempat yang kurang terfasilitasi, salah satunya adalah sekolah lama chae jin. Shinwa high school adalah sekolah yang didirikan oleh perusahan VIC, salah satu perusahaan termaju yang terletak di busan, yang merupakan salah satu kota metropolitan terbesar kedua setelah seoul, dan merupakan kota yang banyak menyimpan kenangan buruk bagi ibu chae jin.

Dengan tekad yang kuat chae jin melangkahkan kakinya,ia beranji pada dirinya sendiri untuk tetap berprestasi di sekolah barunya. walau hanya satu tahun, setidaknya ia bisa menempuh studi kelas XII dengan baik dan akan menjadi keluaran high school bergensi tersebut.
 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar