Tittle : “Na Neol Neukkyeo”
Author : Eun Gyeol Cha
Genre : Sad romance.
Main Cast :
kang ryeo jun a.k.a Kim jong in
Lee
chae jin a.k.a Choi sulli
Lee han na a.k.a Park seonyeong
Han do hyun a.k.a Im jae bum
NB: cerita ini murni hasil pemikir author, apabila ada kesalahan atau kesamaan mohon di maklumi karna semua manusia tidak berbeda total, diizinkan share atau restory bukan mengcopy atau menjiplak ^^
HAPPY READING ^^
Part 1 : “naneun
chae jin-a”
Embun pagi yang
terlihat begitu segar diatas daun-daun hijau yang terbuka lebar membuat setiap
mata yang memandangnya akan terasa nyaman. Sungguh indah desa itu dengan
panorama yang begitu menyejukkan membuat semua orang tak ingin meninggalkannya.
Sebuah permukiman sederhana berdiri sendiri di pinggir desa,tepatnya pada
perbatasan desa dengan hutan, terlihat di sana seorang ibu yang sedang mengelus
kepala anak perempuannya dengan penuh kasih, ibu itu terlihat menangis, entah
itu tangisan sedih atau bahagia.
“eomma jangan
menangis” suara lembut itu terdengar keluar dari mulut seorang gadis cantik nan
manis, ia adalah chae jin. yaa namanya lee chae jin.
“maafkan aku
anakku, aku hanya tak bisa menahannya”
“baiklah, eomma
menangis saja, agar semuanya terasa lebih ringan”
Chae jin tidak kuat
melihat tangisan ibunya yang begitu deras, tapi apa yang bisa ia lakukan, ini
adalah pilihan satu-satunya untuk tetap melanjutkan sekolah.
Chae jin memeluk
ibunya kuat, sambil meletakkan dagunya di bahu ibunya
“eomma, aku akan
belajar dengan rajin, dan kembali saat liburan nanti, aku berjanji di masa
depan aku akan membahagiakanmu” bisiknya dengan suara yang sangan berat. Chae
jin tak mau menangis, dengan sekuat tenaga ia tahan bendungan cairan bening
yang menghiasi matanya, Ia hanya tak ingin menambah beban ibunya
Ibu Lee pun melepas
pelukan anaknya, sembari meletakkan kedua tangannya di atas pundak chae jin dan
menatapnya dalam.
“ingat chae jin-a,
saat di kota nanti kau harus berhati-hati dengan orang baru, kau harus bisa
mencari teman yang baik, dan jangan dekati para orang kaya” ucap ibu Lee lirih.
Chae jin tersenyum
simpul mendengar ucapan ibunya,ia sangat mengerti perasaan ibunya. Ibu manapun
tak akan mau jika hal buruk yang terjadi padanya di masa lalu akan terjadi pula
pada anaknya.
“dan juga chae jin,
tetaplah menjadi chae jin, jangan ucapkan apapun selain nama itu”
“ne eomma, arasseo”
Ibu mana yang tak
akan bersedih jika berpisah dengan anak satu-satunya, anak yang semenjak lahir
ia urus seorang diri di gubuk kecil tanpa bantuan siapapun, anak yang selalu
menemaninya selama 18 tahun, yang menjadi alasannya untuk bertahan hidup setiap
melihat senyum indahnya.
Chae jin akan melanjutkan sekolahnya di shinwa high school, beberapa bulan yang lalu di
pertengahan semester dua saat dimana chae jin duduk di bangku kelas XI, shinwa
high school mengadakan test penerimaan beasiswa penuh untuk murid cerdas yang
bersekolah di tempat yang kurang terfasilitasi, salah satunya adalah sekolah
lama chae jin. Shinwa high school adalah sekolah yang didirikan oleh perusahan
VIC, salah satu perusahaan termaju yang terletak di busan, yang merupakan salah
satu kota metropolitan terbesar kedua setelah seoul, dan merupakan kota yang
banyak menyimpan kenangan buruk bagi ibu chae jin.
Dengan tekad yang
kuat chae jin melangkahkan kakinya,ia beranji pada dirinya sendiri untuk tetap
berprestasi di sekolah barunya. walau hanya satu tahun, setidaknya ia bisa
menempuh studi kelas XII dengan baik dan akan menjadi keluaran high school
bergensi tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar