Jumat, 29 Mei 2015

OUR MOTIVATION TODAY



Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuhu

Selamat malam untuk teman-teman yang membaca tulisan saya ini di malam hari, selamat siang untuk yang membacanya di siang hari dan selamat pagi untuk yang membacanya di pagi hari. Sebenarnya ini hanya tulisan yang saya harapkan dapat sedikit mengingatkan teman-teman semua yang terkadang lupa akan diri sendiri, untuk teman-teman yang terkadang selalu merasa diri paling menyedihkan, untuk teman-teman yang lupa akan apa yang seharusnya ia lakukan dan untuk teman-teman yang lupa bersyukur kepada tuhan
Disini saya hanya  ingin berbagi tentang hal-hal yang sering kali saya alami. Tapi sebelumnya saya ingin menanyakan satu hal kepada teman-teman semuanya. Sudahkah kalian percaya pada diri kalian sendiri? Jawabannya disimpan saja di dalam hati masing-masing. Teman-teman, kerap kali ketika keluar dari ujian, teman-teman saya mengecek jawabannya, apakah salah atau benar. Sebagian dari yang jawabannya salah pasti merasa sakit hati terlebih jika jawaban yang salah adalah hal yang paling ia fahami sebelumnya. Setelah itu raut wajah mereka perlahan berubah, mengkerut dan terlihat tidak semangat lagi, bahkan ada yang berkata “aduh, gak focus nih buat belajar selanjutnya”, fikiran mereka terganggu karna jawaban yang salah, dan uring-uringan untuk belajar mata kuliah selanjutnya. mungkin saat itu teman-teman melupakan sesuatu. Saya akan coba ingatkan, Tarik nafas kalian perlahan, lalu hembuskan. Lihatlah apa yang terjadi, jika kalian baik-baik saja itu berarti “SALAH MENJAWAB TIDAK MENYEBABKAN KEMATIAN” jadi, untuk apa terus-terusan bersedih dan difikirkan ? lebih baik focus ke hal yang lain, karna semua kesalahan bisa diperbaiki. 

Kejadian lainnya adalah, setelah nilai ujian di bagikan, beberapa dari mereka merasa nilai yang di dapatkan tidak sesuai dengan kerja keras yang telah mereka lakukeman, sehingga sebagian menjadi putus asa, dan tidak sedikit yang merasa bahwa tuhan tidak adil. Teman-teman, masih ingatkah kalian pepatah yang berkata “tuhan memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan. Sudah sering terdengar bukan? Tapi apakah teman-teman mengerti maksud dari kalimat itu? Mari kita logikakan bersama-sama. 

Bayangkan jika anda mempunyai group arisan, di arisan tersebut tersisa hanya satu nama yang belum keluar,dan nama itu adalah nama anda. Karna sudah tau akan mendapat uang banyak, anda sudah merencanakan barang-barang yang akan anada beli, dan hal-hal yang akan anda gunakan dengan uang tersebut. Menyenangkan bukan? Pastinya sangat menyenangkan. Tapi coba sekarang anda di hadapkan pada sesuatu yang berkebalikan, saat hanya tinggal nama anda yang belum keluar ternyata saat itu anda belum membayar sewa rumah atau kostan, tidak punya uang untuk membeli nasi,banyak hutang yang belum terlunaskan, dan di saat itu anda mendapat uang arisan. Bayangkann bagaimana bahagianya anda saat itu, bantuan datang saat anda benar-benar membutuhkan. Lebih bahagia mana menurut anda? Anda di berikan bantuan di saat anda tidak terlalu butuh atau di saat anda benar-benar butuh? Pasti di saat anda benar-benar butuh bukan ? 

Begitulah tuhan kita kawan,  tuhan tau kapan waktu yang tepat untuk memberikan anda balasan atas usaha dan kerja keras yang anda lakukan. Mungkin anda sudah bekerja keras belajar mati-matian, tapi tetap saja nilai yang anda dapatkan tidak memuaskan, saat itu terjadi jangan salahkan tuhan, jangan merasa hidup tak adil, karna tuhan tau anda akan lebih membutuhkannya di masa depan, usaha anda akan di balas di masa depan. Pintar akademik bukan berarti akan selalu menjadi terdepan, tapi siapa yang bisa tetap bersyukur dengan apa yang telah di berikan padanya insyallah ia akan hidup dengan sebaik-baiknya tanpa rasa kecewa, ia yang selalu berpositif thingking dengan rencana tuhan tak akan cepat berputus asa, ingat kawan balasan juga tidak selamanya harus instan, ada juga balasan yang di berikan dalam waktu yang lama namun di bumbui dengan kebahagiaan yang berlimpah. 

Jadi, memang benar tak ada hasil yang menghianati usahanya, jangan sampai lengah kawan, masa depan yang cerah menunggu kita di depan.
Ada satu kasus lagi, dimana seorang teman menanyakan kepada saya “bagaimana ya agar saya bisa percaya diri?” itu sebenarnya pertanyaan paling menyedihkan yang pernah di tanyakan kepada saya. bagaimana tidak, dengan diri sendiri saja, pemilik tubuh , jiwa dan raga tidak percaya, bagaiman orang lain bisa mempercayai anda?. Teman-teman, percaya diri itu adalah sugesti yang paling berbahaya dalam hidup yang kita jalani. Jika anda sudah tidak percaya pada diri anda, secara tidak langsung anda mensugesti diri bahwa anda tidak akan bisa melakukan suatu perkembangan. Lalu bagaimana cara mengubah sugesti? Itu gampang saja, percayai diri anda terlebih dahulu, kita terlahir di dunia dalam keadaan yang sama dengan mereka yang saat ini dipandang hebat dan di hormati, mereka juga terlahir dalam keadaan tak tahu apa-apa, lantas apa yang membuat kita berbeda? MOTIVASI DIRI, seberapa kuat kita percaya pada diri kita sendiri bahwa kita mampu ! 

Ayolah kawan, mulai sekarang sugesti diri kita sendiri bahwa kita bisa melakukan hal-hal bagus dalam kehidupan, hal-hal yang bisa bermanfaat untuk orang lain, dan hal-hal yang membuat orang tua kita berbangga mempunyai kita. Tunggu apa lagi, selesaikan masalah anda, masalah terbesar yang anda alami saat ini adalah tidak lain dengan DIRI ANDA SENDIRI.
Mungkin sekian dari saya teman-teman, semoga semua ini bermanfaat bagi kita semua. Sampai ketemu di lain kesempatan.
Salam persaudaraan dari saya dan ingat jangan pernah sia-siakan masa muda anda untuk berkarya.
Keep calm and love your self ! 

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

1 komentar:

  1. maak, aku mau baca kok lihat tulisan panjang2 gitu males sih :D hehe

    BalasHapus